PAUD

Pendidikan anak usia dini (paud), itu loh sekolah buat anak anak diumur 2-4 tahun, awalnya saya males masukin anak ke paud soalnya kasian dia masih 2,5 tahun, tapi karena kepindahan kami kepulau bangka ini, akhirnya saya memasukan anak saya ke paud dekat rumah. Berhubung si anak minta dan rata rata dikomplek sini tuch pada kerja, jadi sepi. Anak2 banyak yang dimasukin kepenitipan. Okehlah daripada sianak ga ada kegiatan terus kalau ikut beres beres rumah, cuci piring,cuci baju suka jadi bikin emosi akhirnya masuklah dia ke paud. Tambah lagi dia yang ngga bisa berkawan, jadi pertimbangan.
Awalnya khawatir, takut si anak kenapa kenapa. Secara anak pertama eke gitu loh yg butuh waktu 6 bulan buat menunggu kehadirannya dan setiap ibu pasti punya perasaan ini. Paudnya lumayan padet jadwalnya dari hari senin sd jumat dari jam setengah 8 sampe jam 10. Soalnya Paud dibandung 1 mnggu cuman 3 kali itu pun selang seling dan ngga lama. Dan setelah 2 mnggu masuk Paud alhamdulillah ada perkembangan, si anak jadi bisa berkawan dan berbaur sama teman temannya dan kemajuan lain kosakata bicaranya makin banyak, interaksinya bagus, dan tambah ilmu bernyanyi juga bisa huruf hijaiyah dan menghitung angka dengan cepat. Padahal ngga pernah disuruh ngapalin, biasanya aku hitung angka itu dimulai waktu bocah baru bisa jalan dan naik tangga, jadi tiap naik tangga suka iseng sambil ngitung jumlah tangganya dan ternyata bisa dia ngitung tanpa harus ngapal, terus kalau huruf hijaiyah itu bisanya gara gara sianak hoby nonton, iya anakku kalau dilihat daya tangkapnya dari audio visual, coz tiap abis nonton pasti ditiru dan daya tangkap cepat jadi swbagai ibu yang mendukung dia rajin dech downloadin film huruf hijaiyah di youtube dari kastari animation, kalau bunda mau juga search aja diyoutube iya ....
Dan dengan paud ini jadi lumayan lancar dan bagus perkembangannya. Tapi anak balita tetaplah anak balita, gampang bosennya, dan itu tadi ritme paud yang tiap hari bikin si anak bosen jadi di minggu ketiga ga mau ke sekolah, padahal sebelumnya kalau bangun tidur suka ngajak kesekolah. Hahahahaha
Ternyata setelah diteliti (karena aku suka mantengin anak disekolahnya), anakku bosan. Tambah lagi dia ngga bisa ayunan dan perosotan sepuasnya. Karena tujuan awal bocah nech memang suka perosotan dan ayunan, tapi karena kegiatan sekolahnya full dikelas terus ada waktunya perosotan dan ayunan jadi ngga mau lagi, tambah lagi gara gara aku tinggalin dia kepasar. Hahaha
Badmood lah dia dan ngga mau ke Sekolah lagi, pernah mau le Sekolah tapi harus bareng aku dalam kelas. Ouh iya, kegiatan di paud anakku tuch kaya gini jadwalnya.
07.30 baris, senam (joget2) full musik, berdoa
08.00 masuk kelas, dalam kelas berdoa, shalat dhuha, dikasih tau hari dan tanggal, review huruf hijaiyah, review angka 1-10 itu sambil nyanyi dan jangan harap anak anak nurut, mereka seenak enak mereka aja kelakuannya, jadi gurunya aja yang aktif. -sabar pula tuch guru2 paud, dicuekin anak masih tetep aja melakukan kegiatan itu- tapi kan diluar kehebohan dan ketidakpedulian anak anak mereka dengar dan belajar.
08.30 kegiatan inti, kadang main mainan, kadang nonton, kadang jalan2 (sesuai jadwal)
09.30 istirahat diluar, kadang ngga keluar kelas, main bentar diluar terus masuk lagi buat makan
10.00 pulang
Setiap hari seperti itu dan bikin anakku bosan. Iya, anakku tuch sukanya diluar ruangan soalnya. Dirumah aja paling cuman untuk tidur dan makan doang, sisanya kegiatan outdoor. Jadi akulah yang menyiasati kegiatannya. Sekarang masih ke Sekolah tapi selang seling waktunya, suka suka dia aja. Iya sekedar numpang perosotan dan ayunan aja. Buat kegiatannya bebas aja dia mau ngikutin atau ngga. Ngga dipaksain juga, yang penting ada kegiatan positiflah bikin dia have fun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Produk Wardah Acne Series

Liwet Sapi For My baby

Lepet Sayur